SIGIT KINDARTO

"SELAMAT DATANG DI BLOG ....."SANG PENJAGA SEKOLAH"....."

Rabu, 28 Oktober 2026

SEMANGAT SUMPAH PEMUDA DAN BULAN BAHASA, SMP NEGERI 1 MAOS KUKUHKAN LITERASI DAN KREATIVITAS GENERASI MUDA

MAOS, CILACAP (Rabu, 28 Oktober 2026)— Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, SMP Negeri 1 Maos menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang memadukan semangat kebangsaan, penguatan budaya literasi, serta pengembangan kreativitas dan potensi peserta didik. Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia, dan membangun generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta berbudaya literasi.


Rangkaian kegiatan diawali dengan Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat Kecamatan Maos yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Maos. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kompol Supriyanto, S.H., Kapolsek Maos, menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta memperkuat tanggung jawab generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara berlangsung sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pemuda yang telah mengikrarkan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Semangat tersebut diharapkan terus hidup dalam diri generasi muda melalui sikap saling menghargai, menjunjung tinggi persatuan, dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Momen upacara kali ini juga terasa istimewa karena menjadi kesempatan bagi Kompol Supriyanto, S.H., untuk menyampaikan izin pamit seiring memasuki masa purna tugas atau pensiun. Momen tersebut menjadi bagian yang bermakna dalam rangkaian kegiatan, sekaligus pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan perjalanan panjang yang meninggalkan nilai dan keteladanan bagi generasi penerus.

Pelantikan Duta Baca dan Sahabat Gangsa Cendekia

Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai acara di lingkungan SMP Negeri 1 Maos yang berfokus pada penguatan literasi, pengembangan seni, dan ekspresi kreativitas peserta didik.

Salah satu agenda utama adalah Pelantikan Duta Baca dan Sahabat Gangsa Cendekia, sebuah program yang diinisiasi melalui Perpustakaan Gangsa Cendekia SMP Negeri 1 Maos, serta anugerah Literacy Award bagi pemustaka terbaik di bawah kepemimpinan Tri Puji Setyawati, S.Pd., M.Pd.


Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem literasi di lingkungan sekolah. Duta Baca dan Sahabat Gangsa Cendekia diharapkan mampu menjadi penggerak budaya membaca, menginspirasi teman sebaya untuk mencintai buku, serta mendorong tumbuhnya kebiasaan berliterasi dalam kehidupan sehari-hari.

Keberadaan mereka bukan sekadar simbol atau predikat, melainkan amanah untuk menjadi teladan dalam membaca, menulis, berbicara, dan berkarya. Melalui program ini, perpustakaan diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan inspiratif bagi seluruh warga sekolah.


Panggung Ekspresi Seni dan Bahasa

Ketua Panitia Hari Sumpah Pemudan dan Bulan Bahasa di SMP Negeri 1 Maos, Titi Dwi Novitasari, S.Pd. menyatakan bahwa "Rangkaian kegiatannya dibuat semarak di peringatan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa ini melalui beragam penampilan seni dan kreativitas peserta didik dan guru serta karyawan. Berbagai pertunjukan tersebut menjadi ruang bagi murid dan guru karyawan untuk mengekspresikan kemampuan, mengembangkan rasa percaya diri, sekaligus menunjukkan bahwa bahasa dan seni merupakan bagian penting dari pembentukan karakter generasi muda".

Penampilan tari Saman yang dilatih oleh Dwi Yuniati, S.Pd., menjadi salah satu sajian yang menarik perhatian. Gerakan yang kompak, ritmis, dan penuh semangat mencerminkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, serta kekuatan kerja sama.


Selain itu, suasana semakin meriah dengan penampilan dagelan ijen, nyanyi tunggal, puisi berantai, dan sambung puisi. Setiap penampilan menghadirkan warna tersendiri, mulai dari hiburan yang mengundang tawa hingga pertunjukan yang mengasah kepekaan rasa dan kemampuan berbahasa.

Duta Baca turut mengambil bagian melalui penampilan gerak tari yang menambah semarak acara. Keterlibatan mereka menunjukkan bahwa penguatan literasi dapat dikembangkan melalui pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan dekat dengan dunia peserta didik.

Berbagai kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi, keberanian tampil di depan publik, kreativitas, dan apresiasi terhadap seni budaya Indonesia.

Meneguhkan Persatuan, Menguatkan Literasi, Menumbuhkan Generasi Gemilang

Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa di SMP Negeri 1 Maos bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, membangun karakter, serta memperkuat budaya literasi melalui perpaduan kegiatan edukatif dan apresiasi seni.

Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. Sementara itu, Bulan Bahasa mengingatkan pentingnya bahasa sebagai sarana komunikasi, identitas bangsa, dan jembatan untuk membangun peradaban. Keduanya bertemu dalam satu tujuan, yakni membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, kecakapan berbahasa, kreativitas, dan karakter yang kuat.

Melalui program Duta Baca dan Sahabat Gangsa Cendekia serta berbagai pertunjukan seni, SMP Negeri 1 Maos terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi tumbuhnya potensi, bakat, dan karakter peserta didik.

Seluruh rangkaian kegiatan ini sejalan dengan semangat “Satu Visi, Satu Hati Mewujudkan Generasi Spensamas Gemilang.” Sebuah komitmen untuk bergerak bersama dalam menghadirkan pendidikan yang bermakna, menumbuhkan budaya literasi, dan mengantarkan peserta didik menjadi generasi yang berkarakter, kompetitif, kreatif, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan semangat Sumpah Pemuda dan kecintaan terhadap bahasa, SMP Negeri 1 Maos berharap setiap peserta didik mampu menjadi pemuda-pemudi yang tidak hanya cerdas dalam pengetahuan, tetapi juga santun dalam berbahasa, bijak dalam bertindak, serta nyata dalam berkarya bagi bangsa dan negara.

Kepala SMP Negeri 1 Maos, Sigit Kindarto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat budaya literasi dan kreativitas peserta didik.


Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai peringatan seremonial, tetapi juga sebagai wahana pendidikan karakter yang memberikan pengalaman belajar secara nyata kepada siswa. Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 perlu diwujudkan dalam kehidupan sekolah melalui sikap saling menghargai, gotong royong, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia.

“Melalui peringatan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada seluruh peserta didik bahwa menjadi generasi muda yang hebat tidak cukup hanya dengan prestasi akademik. Mereka juga harus memiliki karakter yang kuat, kemampuan berkomunikasi yang baik, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sigit Kindarto menegaskan bahwa pelantikan Duta Baca dan Sahabat Gangsa Cendekia merupakan salah satu langkah nyata sekolah dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan. Para siswa yang dilantik diharapkan menjadi teladan dan penggerak bagi teman-temannya untuk menjadikan membaca sebagai kebutuhan, menulis sebagai kebiasaan, serta berkarya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari panitia, pengelola Perpustakaan Gangsa Cendekia, guru pembimbing, hingga para peserta didik yang telah menampilkan beragam potensi seni dan kreativitasnya.

“Sekolah harus menjadi ruang tumbuh bagi setiap anak untuk menemukan potensi terbaiknya. Melalui perpaduan kegiatan kebangsaan, literasi, dan seni budaya, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, sekaligus membangun kepercayaan diri siswa. Harapan kami, semangat ini tidak berhenti pada kegiatan peringatan saja, tetapi terus tumbuh menjadi budaya positif di SMP Negeri 1 Maos,” tambahnya.


Ia berharap, melalui semangat Satu Visi, Satu Hati Mewujudkan Generasi Spensamas Gemilang, seluruh warga sekolah dapat terus bergerak bersama menciptakan lingkungan pendidikan yang inspiratif, berkarakter, berprestasi, dan berbudaya literasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar