SIGIT KINDARTO

"SELAMAT DATANG DI BLOG SANG OEMAR BAKRI"

Sabtu, 18 April 2020

ToT Moda Daring Fasda Tanoto Kabupaten Cilacap

Menyikapi kondisi pandemi global Covid 19 saat ini, Tanoto Foundation tetap melaksanakan Training untuk wilayah kerja Kabupaten Cilacap. Dengan mengambil istilah ToT Daring Fasda (Fasilitator Daerah) di kabupaten Cilacap telah dilaksankan sebanyak dua kali yaitu hari Selasa tanggal 14 Arpil 2020 pukul 13.00 sampai dengan 16.30 dan hari Jumat tanggal 17 April 2020 pukul 08.00 sampai dengan 11.00. Dengan menggunakan fasilitas WeBex kegiatan ToT Daring Cilacap diikuti oleh semua Fasda Pembelajaran dan MBS. 
Materi disampaikan oleh Team Pendamping Tanoto Foundation jenjang SD oleh Bapak Seno Daud dan jenjang SMP oleh Bapak Syaiful. 
Dari materi yang diberikan adalah mengenai bagaimana melakukan pendampingan kepada Ibu Bapak Guru sasaran dalam melalukan pembelajaran Daring di era Covid 19 ini. Berbagai aplikasi dikenalkan dan ditawarkan untuk dapat diaplikasikan dalam pendampingan pembelajaran daring.
Moda daring yang dapat digunakan adalah :
1. SMS
2. WA Group
3. Google Classroom
4. Google Form
5. Zoom
6. WeBex
7. Telegram
8. Youtube
 Yang perlu diperhatikan kepada Fasda Pembelajaran dan MBS adalah ketika akan melakukan pendampingan yang menjadi fokus utamanya adalah kondisi riil pada siswa, Jangan sampai menggunakan aplikasi terkini sesuai perkembangan teknologi tetapi siswa belum menguasai atau tidak memilikinya.
Titik utama era Covid 19 adalah meski kondisi siswa dan Ibu Bapak Guru stay at Home, tetapi proses pembelajaran harus tetap berlangsung.
 Yang tidak kalah pentingnya juga harus dibedakan antara :
Pembelajaran Online dengan Pemberian Tugas Online
Keluhan yang banyak diberikan oleh orang tua atau siswa adalah Guru hanya memberi tugas lewat online tanpa adanya proses pembelajaran. Oleh karena itu, Fasda harus menghindari hal tersebut.
#tanotofoundation
#programpintar
#pintarjateng
#cilacappintar
#fasdacilacap
#stayathome
#tetapbelajar
#belajardaring

Minggu, 19 Januari 2020

GRAVINCI BANBALAP KEMBALI BERAKSI DAN BERKREASI



Komunitas pengguna Grand Livina yang tergabung dalam Grand Livina Club Indonesia (Gravinci) Chapter Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Cilacap (Banbalap) pada hari Ahad, tanggal 19 Januari 2020 mengadakan pertemuan (Kopdar) bertempat di D’Plataran Resto Cilacap. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan tiga Subchapter Banbalap yaitu Gravinci Banyumas, Cilacap dan Bangga (Banjarnegara-Purbalingga).
Kegiatan ini adalah pertemuan rutin empat bulanan Banbalap yang berlangsung moving ke subchatpter di Banbalap. Kali ini Gravinci Cilacap bertindak selaku tuan rumah. Kopdar dipimpin langsung oleh Ketua Chapter Banbalap, Untung Bayu Susanto atau yang lebih dikenal dengan Bayu Yoes. Sebelum pertemuan di D’Plataran dilaksanakan Rolling City Tour Gravinci dengan titik kumpul di batas kota Karangkandri Cilacap pukul 10.00 WIB. Rute konvoi dimulai dari Titik kumpul menuju ke jalan lingkar timur – PLTU- RSPC-PPC-Teluk Penyu-Jalan Kolonel Sugiyono-Jalan Letjen Sutoyo-Jalan Ahmad Yani-Jalan Jendral Sudirman-Jalan Katamso dan finish di D’Plataran.
Rooling City Tour Gravinci Banbalap diabadikan oleh Deni DK dengan menggunakan drone sehingga iring-iringan dan view Cilacap tershoot indah bersama bentang alam dan panorama pinggiran pantai.

Dalam rapat Chapter Banbalap, Banyu Yoes, selaku Ketua menyampaikan beberapa hal urgen yang perlu diketahui oleh seluruh anggota diantaranya :
1.       Bahwa sesuai dengan AD / ART Gravinci, setiap Provinsi hanya ada 1 chapter, tetapi berdasarkan rembug anggota Kedudukan Banbalap tetap menjadi Chapter dengan segala konsekuensinya
2.       Donasi anggota ke Gravinci sebesar Rp. 25.000. Selama ini  Chapter Banbalap tidak mempunyai dana kas. Berdasarkan keputusan musyawarah anggota maka dari Rp. 25.000 itu yang Rp. 10.000 untuk Chapter dan Rp. 15.000 untuk Subchapter.
3.       Dikenalkan juga rencana dresscode  baru Batik Gravinci, dan direspon positif oleh anggota yang hadir.
Di kesempatan berikutnya Ketua Panitia Anniversary ke-5 Banbalap, Fadil Samsudin menyampaikan program rencananya. Salah satu program yang diagendakan adalah konsep Camping Gravinci. Kegiatan ini ditujukan kepada seluruh member Gravinci Banbalap dan akan mengundang Chapter lain untuk menyemarakkan stand dan kegiatan annive Banbalap. Langkah kerja yang diambil dalam rentang waktu dekat adalah pemantapan kepanitiaan dengan segera dilakukan rapat khusus pada tanggal 23 Februari 2020 di Kroya Cilacap. Target donasi kegiatan berasal dari member Gravinci dan sponsorship. Persuratan tawaran kerja sama dengan pihak sponsor akan mulai diedarkan bulan Februari 2020.
Ketua GN-OTA Gravinci, Muh. Bahtiar Rivai melaporkan kinerjanya kepada seluruh member. Penerima beasiswa Gravinci Banbalap yang berjumlah 4 siswa dari SMK Negeri 1 Cilacap, sekarang sudah mampu mandiri. Penanggung jawab GN-OTA juga menyampaikan terima kasihnya kepada semua donatur yang telah mensukseskan program GN-OTA Gravinci ini. Dia berharap kegiatan social  Gravinci tetap dipertahankan bahkan diperluas jangkauan dan partisipasinya. Karena dengan sedekah inilah yang akan mampu memberikan bantuan kepada kita di alam keabadian kelak.
Di samping itu dari penanggung jawab Gurah mesin, Fernando Graziandy menginformasikantentang jadwal Gurah Mesin Mbah Suud kepada anggota. Bagi yang berkeinginan untuk berpartisipasi dalam event ini supaya melakukan registrasi.
Kegiatan Kopdar Gravinci Banbalap untuk mewujud visi menggapai misi organisasi ini berlangsung meriah dipandu pewara  Fajar diiringi live musik organ tunggal persembahan panitia. Event Kopdar berikutnya Subchapter Banyumas menjadi tuan rumah di empat bulan ke depan.
Yuuuk ramaikan…
Yuuuk hadiri…
Yuuuk ikuti….
Gravinci selalu di hati
Persaudaraan tanpa batas





Jumat, 10 Januari 2020

MENGABADIKAN BENTANG ALAM
SISWA SMP NEGERI 7 CILACAP
MEMANFAATKAN APLIKASI COLORNOTE

Oleh:
SIGIT KINDARTO, S.Pd., M.Pd.
Guru SMP Negeri 7 Cilacap

sigitkindarto@gmail.com
Fasda Pembelajaran Cilacap
1.      Guru membentuk kelompok dengan anggota antara 4 - 6 orang perkelompok
2.      Guru mengijinkan siswa membawa gawai / HP untuk pembelajaran
3.      Guru mengarahkan perkelompok untuk menuju lokasi pengamatan bentang alam yang berbeda
4.      Siswa secara berkelompok menuju lokasi pengamatan bentang alam di luar kelas
5.      Setelah sampai di lokasi pengamatan siswa mengaktifkan aplikasi ColorNote
6.      Siswa kemudian medeskripsikan bentang alam yang diamati dengan mengungkapkannya dengan suara atau direkam suaranya dengan ColorNote yang akan berubah menjadi bentuk Teks
7.      Setelah selesai melakukan perekaman kemudian menuju ke Laboratorium Komputer untuk melakukan editing naskah dan kompilasi hasil perekaman
8.      Selesai editing naskah dikirmkan ke guru untuk dilakukan kompilasi naskah antar kelompok
9.      Guru mengirimkan ke penerbit untuk dicetak menjadi buku ber-ISBN

Bagaimana langkah konkrit dan latar belakang muncul ide pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran IPS tertuang dalam deskrips naskah berikut ini.

Minggu, 05 Januari 2020

AWAL TAHUN GRAVINCI CILACAP ADAKAN KOPDAR

Pada Minggu tanggal 5 Januari 2020 bertempat di area Teluk Penyu, Komunitas Mobil Gravinci (Grand Livina Club Indonesia) Cilacap mengadakan Temu Anggota. Kegiatan yang dilakasanakan  di awal tahun 2020 ini bertujuan membahas rencana kerja pengurus yang akan dilaksanakan dalam satu tahun ke depan. kegiatan ini diikuti oleh delapan belas anggota Gravinci Cilacap. pembahasan agenda dilaksanakan dengan suasana santai tetapi tanpa menghilangkan  keseriusan topik bahasan.

Rencana kerja dipandu oleh pengurus Gravinci Cilacap yaitu Moh. Mirza Rafsanjani dan Widianto. Disampaikan juga informasi yang diperoleh dalam keputusan Musyawarah Nasional Gravinci tahun 2019 kepada anggota. Isi keputusan Munas Gravinci yang perlu untuk dipikirkan oleh anggota adalah setiap Provinsi hanya ada satu Chapter kepengurusan. Oleh karena itu, keberadaan Gravinci Chapter Banbalap harus mengambil posisi yang seperti apa karena di Jawa Tengah banyak Chapter Gravinci.
Rencana kerja terdekat yang akan dilaksanakan oleh Gravinci Cilacap adalah menjadi tuan rumah pertemuan keliling Gravinci Banbalap Team. Pertemuan akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 19 Januari 2020 bertempat di Rumah Makan D'Plataran Cilacap. Sesuai area kerja Chapter Banbalap, pertemuan akan dihadiri perwakilan dari Gravinci Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga dan Cilacap.
Dalam kesempatan itu dibahas juga tentang rencana anniversary Banbalap. Fadil Samsudin selaku ketua panitia ulang tahun ke-5 Gravinci Banbalap menguraikan langkah-langkah yang harus dilalui oleh kepanitaiaan. Secara rincin disampaikan bahwa kegiatan Anniversary akan dilaksankan pada tanggal 22 Agustus 2020 bertempat di slah satu hotel berbintang di Baturraden. Purwokerto Tujuaan dilaksankan secara indoor, mengingat musim penghujan sehingga kalau dilaksankan di ruang tertutup tidak terganggu oleh situasi cuaca. Oleh karena itu, dimohon kepanitaiaan yang sudah terbentuk untuk segera bergerak dan melakukan lankgkah konkrit untuk menwujudkan program yang sudah diputuskan. Di samping itu kegiatan anniversary ini berdekatan dengan waktu pelaksanaan Jamnas (Jambore…

Pertemuan itu sekaligus sebagai kata pamit dari salah satu member Gravinci, Sobirin , yang pindah tugas dan promosi jabatan sebagai Kepala Lapas di Kota Agung Lampung.. Sebelum diakhiri event kopdar perdana ini, M. Bahtiar Rivai selaku penasehat Gravinci Cilacap menyampaikan gagasan dan arahnnya agar komunitas ini tetap kompak, solid dan berkembang. Tambah persaudaraan, tali silturrahmi dan persabahatannnya. Selanjutnya pertemuan diakhiri dengan sessi foto bersama dan touring tipis menuju ke Jalan Ahmad Yani dan berakhir di dekat Kantor Dinas Pariwisata dan Pemuda Cilacap.

Minggu, 22 Desember 2019

TIPS MENULIS ARTIKEL DI MEDIA MASSA



Yayasan Bahkati Tanoto, sebuah yayasan filantropi yang peduli pendidikan menyelenggarakan Media Gathering. Kegiatan ini diselenggerakan pada hari Sabtu-Minggu tanggal 21-22 Desember 2019 bertempat  di Hotel Horizon Nindya Semarang. Peserta kegiatan terdiri atas Fasilitator Daerah dari Kabupaten Mitra Tanoto yaitu Banyumas, Cilacap, Kendal dan Wonogiri serta IAIN Walisongo Semarang.


Media gathering yang dilaksanakan berupa Pelatihan dan pendampingan menulis praktik baik pendidikan. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Koordinator area Jawa Tengah Tanoto Foundation, Dr. Nurkholis, MM. Dalam sambutannya dinyatakan bahwa kegiatan ini baru pertama kalinya dilakukan Tanoto Foundation setelah menelaah perlunya praktik-praktik baik dari bapak ibu guru dan kepala sekolah untuk diketahui oleh masyarakat, sehingga perlu untuk disebarluaskan melalui media massa.

Selasa, 17 Desember 2019

PEMANTAPAN PROGRAM PINTAR UNTUK CILACAP


PEMANTAPAN PROGRAM PINTAR UNTUK CILACAP

Bertempat di ruang pertemuan Hotel Sindoro Cilacap diadakan kegiatan rapat koordinasi antara Tanoto Foundation bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap. Hadir dalam kegiatan tersebut wakil  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bidang Humas dan Bappeda Kabupaten Cilacap serta Kementrian Agama.  Rakor ini diadakan sebagai kegiatan lanjutan dari Sosialisasi Program Pintar yang sudah dilaksanakan pada Senin tanggal 16 Desember 2019 bertempat di Ruang Jalabhumi kompleks Rumah Dinas Bupati.
Sasaran kegiatan rakor ini adalah pemantapan komitmen antara Tanoto Foundation dengan Pemda Cilacap agar kemitraan Program Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran atau disingkat PINTAR  yang terjalin dapat dilaksanakan dengan optimal. Koordinator area Jawa Tengah dari Tanoto Fondation  Dr. Nurkholis, MM. dalam kesempatan tersebut menyampaikan fokus program Pintar adalah membangun praktik-praktik baik dalam pembelajaran, manajemen sekolah dan kepemimpinan sekolah mitra.
Pihak Tanoto akan melakukan pelatihan dan pendampingan stakeholder sekolah mitra untuk meningkatkan kualitas pembelajaran baik kepala sekolah, guru, pengawas, komite sekolah juga MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), KKG (Kelompok Kerja Guru). Pelatihan dan pendampingan akan diberikan kepada 27 sekolah mitra di 2 Kecamatan yaitu Jeruklegi dan Kesugihan. Untuk melaksanakan pelatihan dan pendampingan tersebut sudah terseleksi 32 Fasilitator Daerah  (Fasda) untuk bidang MBS (Manajemen Berassi Sekolah) dan Pembelajaran yang terdiri dari 5 mata pelajaran IPA, IPS, Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia siap berkolaborasi dengan sekolah mitra
Sekolah mitra tersebut terdiri atas 8 SD, 2 MI dan 3 SMP serta 1 MTs di Kecamatan Jeruklegi, kemudian 7 SD, 2 MI dan 3 SMP serta 1 MTs di Kecamatan Kesugihan. Berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan ini, kegiatan program PINTAR akan mulai digulirkan pada bulan Januari tahun 2020 dengan program praktik pembelajaran baik di sekolah asal Fasilitator Daerah bidang pembelajaran. Selanjutnya dilakukan assessment intern terhadap pelaksanaan pembelajaran Fasda untuk refleksi sebeleum pelaksanaan kegiatan Pelatihan Tingkat Sekolah (PTS) mitra. Kegiatan ini diharapkan menjadi daya ungkit bagi sekolah mitra untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajarannya sehingga mutu pendidikan juga akan equivalen dengan peningkatan kualitas pembelajaran yang telah dilakukan .
Materi pelatihan yang akan diberikan kepada sekolah mitra meliputi pembelajaran aktif, Mengembangkan Pertanyaan/Tugas dan Lembar Kerja, Pengelolaan Lingkungan Belajar, Mengembangkan Budaya Baca, Praktik Mengajar, Rencana Tindak Lanjut. Sejalan dengan program Bapak Menteri Pendidikan  dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, tentang konsep “Merdeka Belajar”, maka progam PINTAR Tanoto Foundation ini sejalan dengan yang digariskan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam program Pintar, guru diberi keleluasaan untuk mengembangkan pembelajaran mengaktifkan peserta didik dengan inti MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi) dalam setiap kegiatan belajarnya. Sedangkan untuk pendampingan Fasilitator Daerah bidang MBS materinya terdiri atas pembelajaran aktif, manajemen Berbasis Sekolah, budaya baca, pemantauan sekolah dan rencana tindak lanjut.

Kendala yang terjadi di berbagai wilayah yang telah melakukan kerjasama dengan TanotoFoundation adalah  program yang sudah dikenalkan pihak Tanoto banyak yang tidak berlanjut selepas kerja sama kemitraan itu berakhir. Dan untuk di Cilacap kasus tersebut diharapkan tidak terjadi. Program akan terus berkelanjutan dan tumbuh berkembang di sekolah Cilacap. Akhirnya jalinan kemitraan ini diharapkan akan mampu menjadi jalan perubahan perbaikan peningkatan kualitas peserta didik, guru, kepala sekolah, dan masyarakat untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia. Oleh karena itu, saatnya kita menjadi bagian aktif untuk ikut serta menumbuhkembangkan kualitas pendidikan di tempat-tempat yang menjadi tugas dan wewenang kita. Kalau tidak kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi.

Sigit Kindarto
Guru SMP N 7 Cilacap
Fasda Kab. Cilacap




Selasa, 20 Februari 2018

PENERAPAN BATTLE READING DAN APLIKASI PLICKERS BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS 7 H SMP NEGERI 7 CILACAP TAHUN PELAJARAN 2017/2018


Sigit Kindarto
081 393 000 965
SMP Negeri 7 Cilacap Jawa Tengah
Jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

A.    Latar Belakang Masalah
Pendekatan/metode dalam proses belajar mengajar merupakan salah alat untuk mencapai tujuan, perumusan tujuan dengan sejelas-jelasnya merupakan syarat terpenting sebelum seseorang menentukan dan memilih metode mengajar yang tepat. Apabila seorang guru dalam memilih metode mengajar kurang tepat akan menyebabkan kekaburan tujuan yang menyebabkan kesulitan dalam memilih dan menentukan metode yang akan digunakan. Selain itu pendidik juga dituntut untuk mengetahui serta menguasai beberapa metode dengan harapan tidak hanya menguasai metode secara teoritis  (Oemar Hamalik: 2001), tetapi pendidik dituntut juga mampu memilih metode yang tepat untuk bisa mengoperasionalkan secara baik.
Seorang pendidik dituntut untuk menguasai pendekatan pembelajaran karena dapat membantu pendidik untuk mempermudah tugasnya dalam menyampaikan mata pelajaran tersebut. Pendekatan digunakan agar siswa mampu berperan aktif dalam proses belajar mengajar. Pendidik dituntut untuk menerapakan tiga ranah dalam pendidikan yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dan juga guru diharapkan mampu melihat tingkat kemampuan yang dimiliki oleh siswa, baik itu siswa yang visual, auditorial maupun kinestik.
Hasil observasi di SMP Negeri 7 Cilacap menujukkan bahwa kondisi ideal tersebut di atas