SIGIT KINDARTO

"SELAMAT DATANG DI BLOG SANG OEMAR BAKRI"

Jumat, 20 Mei 2022

GIAT MGMP IPS SMP KABUPATEN CILACAP MENYONGSONG KURIKULUM MERDEKA

Bertempat di Ruang Anggraeni Hotel Sindoro Cilacap, MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap menggelar Penerapan Pemblajaran Berdasarakan Kurikulum Merdeka. Kegiatan diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 19 Mei 2022 selama sehari penuh dari mulai pukul 08.00 sampai dengan 16.00. Peserta kegiatan berjumlah 205 orang berasal dari guru IPS SMP Negeri dan swasta se Kabupaten Cilacap.



Triyadi Haryanto selaku ketua panitia melaporkan bahwa MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap menjadi pionir dalam penyiapan pelaksanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Hal ini karena belum ada MGMP lain yang menyelenggarakan kegiatan serupa. Padahal dalam waktu dekat yakni di tahun ajaran baru 2022/2023 di Kabupaten Cilacap akan serentak diberlakukan kurikulum Merdeka ini. Ini adalah langkah responsif pengurus MGMP IPS SMP dalam menyongsong penerapan kurikulum baru tersebut.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Cilacap, Drs. Sadmoko Danardono, M.Si. Dalam sambutannya disampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Bapak guru IPS SMP yang senantiasa berjuang menyiapkan putra putri daerah Cilacap untuk  mampu berperan di eranya kelak. Karakter jujur menjadi kunci kesuksesan yang harus ditanamkan kepada seluruh peserta didik di Cilacap. Ending dari penerapan pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang sekarang sedang dipersiapkan ini adalah terwujudnya Profil Pelajar Pancasila, yaitu pelajar yang berkepribadian jujur, bergotong royong, mandiri dan cinta tanah air.



Sigit Kindarto selaku Ketua Umum MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap Ketika dimintai penjelasannya menerangkan bahwa tugas dari komunitas seperti MGMP ini adalah ikut berperan aktif meningkatkan kompetensi anggotanya. Apalagi dengan akan diberlakukannya kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka, maka MGMP IPS harus menyiapkan anggotanya yaitu guru IPS agar mampu memberikan layanan pembelajaran terbaik kepada para siswanya di era pembelajaran yang sudah berubah ini. Oleh karena itu, diadakanlah kegiatan ini dengan mendatangkan para pakar di bidangnya. Tujuan dari kegiatan ini agar guru IPS secara detail mampu memahami secara teknis dan mengimplemntasikannya dalam kegiatan belajar mengajar.

Bertindak selaku narasumber adalah Haryadi, S.Pd., M.M.Pd. selaku Kordinator Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cilacap sekaligus Narasumber IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka) LPMP Jawa Tengah dan Dr. Supardi, M.Pd. dosen UNY sekaligus Penulis Buku IPS SMP Kurikulum Merdeka.

Dalam paparannya Haryadi menyampaikan secara garis besar tentang dasar filosofis kebiajakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, Teknologi menerapkan Kurikulum Merdeka ini, yaitu didasarkan pada upaya memberi kebebasan kepada satuan Pendidikan untuk mempu mengembangkan dirinya berkompetisi secara global dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal. Kurikulum dapat ditata dan dirancang secara lebih sederhana, fleksibel, untuk mewujudkan CP (Capaian Pembelajaran) dari tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan tiap-tiap mata pelajaran di dalam satuan pendidikan.

Sementara itu Dr. Supardi menyampaikan secara lebih teknis tentang bagaimana pembelajaran IPS dalam penerapannya di Kurikulum Merdeka. Orientasi pembelajaran dalam kurikulum merdeka mengarah pada capaian pembelajaran yang telah ditetapkan sesuai dengan fasenya. Untuk tingkat SMP fasenya sudah sampai pada tahap D yang merupakan kelanjutan dari jenjang sebelumnya. Pada fase ini peserta didik untuk mata pelajaran IPS diharapkan mampu untuk memiliki kesadaran akan keberadaan diri dan mampu berinteraksi dengan lingkungan, mampu mnganalisa perubahan sosialdi era kontemporer juga mampu beradabtasi dalam ekonomi di masa digital dan memiliki peran dan kontribusi positif dalam perkembangan masyarakat Indonesia.

Oleh karenanya, guru IPS di Kurikulum Merdeka ini harus berubah dalam kegiatan KBM-nya. Guru harus kreatif dan kegiatannya berpusat pada siswa. Banyak projek yang harus dihasilkan dalam pembelajaran berlangsung sebagai bentuk pemberian pengalaman empiris siswa dalam mengembangkan ide gagasannya untuk terwujud dalam sebuah karya.

Peserta kegiatan ini merasa senang dan puas selain karena mendapatkan pencerahan terhadap materi baru, juga mendapatkan goodybag yang berisi buku Sejarah Cilacap, PIN MGMP IPS serta merchandise dari pendukung acara PT Intan Pariwara, PT Yudhistira, BRI KC Cilacap, Penerbit Zahra Publisher Malang, PMB UMP, Honda Sumber Mobil Cilacap dan K’Gum (Komunitas Guru Menulis) Kabupaten Cilacap.

 













 

Kamis, 24 Maret 2022

GANDENG UNS, MGMP IPS SMP PROVINSI JAWA TENGAH GELAR LOKAKARYA MENULIS SOAL BERBASIS AKM


MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah selama 4 hari mulai 24-27 Maret 2022 melaksanakan Peningkatan Kinerja Guru IPS SMP se-Jawa Tegah dengan mengadakan Lokakarya Penulisan Kisi-Kisi dan Soal IPS Berbasis AKM (Asesmen Kompetensi Minimum). Kegiatan ini dilaksanakan secara Blended Sytem dengan moda Luring bertempat di SMP Negeri 9 Surakarta diikuti oleh Pengurus MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah dan guru-guru IPS SMP se-Jawa Tengah dengan moda Daring atau Virtual. Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, Diyah pitaloka Handriyani, S.Pd., M.Pd. menyambut baik kegiatan ini diselenggarakan di sekolahnya.



Kegiatan ini diikuti oleh 555 guru IPS sekolah negeri dan swasta di Jawa Tengah yag  bergabung secara maya atau virtual melalui zoom meeting. Dalam lokakarya ini para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dari pembukaan sampai dengan akhir sessi.

Sigit Kindarto selaku Ketua MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UNS. Lokakarya ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dian Rineta, ST., M.Si. Dalam sambutannya Dian Rineta mengapresiasi kinerja Pengurus MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah yang baru satu-satunya MGMP yang sudah terkoneksi sampai tingkat Provinsi. Semoga apa yang sudah dirintis oleh Mata Pelajaran IPS ini akan memberikan inspirasi kepada MGMP mata pelajaran lainnya untuk bisa terhubung antar kabupaten/kota di tingkat Provinsi. Dia  juga berpesan agar kegiatan ini diikuti dengan hati yang gembira sehingga dapat menyerap konten dan meteri lokakarya sehingga dapat meningkatkan kompetensi diri.

Sementara itu Ketua Program Pendidikan Studi Sejarah FKIP UNS, Dr. Sutiyah, M.Pd. menyampaikan terima kasih atas kerja samanya yang terbangun dngan MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah ini. Era sekarang tuntutan kepada guru-guru khususnya IPS harus meninggalkan zona nyaman. Guru harus berubah dan senanatiasa meningkatkan kemampuannya di tengah perkembangan teknologi dan informasi.

Materi kegiatan hari pertama diisi dengan 4 pemateri yaitu Dr. Musa Pelu, M.Pd. dengan materi Kebijakan Merdeka Belajar, Dr. Akhmad Arif Musadad, M.Pd. dengan materi Konsep AKM dalam Pembelajaran IPS, Dr. Purwanta, MA dengan kajian Merancang Kisi-Kisi Produktif, Imajinatif dan Terbuka, dan narasumber terakhir Nur Fatah Abidin, S.Pd., M.Pd. mengenai Praktik Membuat Ksi-Kisi dan Soal IPS Berbasis AKM.

Dengan diselenggarakannya lokakarya ini bertujuan agar guru-guru IPS SMP di Provinsi Jawa Tengah memiliki konspep dasar dalam Menyusun Kisi-kisi dan Soal IPS yang berbasis AKM, sehingga ketika saatnya membuat asesmen untuk penuilaian harian, tengah semester, ahir semester atau penilaian akhir tahun sudah tidak mengalami kesulitan. Karena tuntutan dari Kemdikbudristek soal yang tersusun harus memuat norma literasi dan numerasi.

Pengurus dan Ketua MGMP IPS SMP Kabupaten/Kota yang hadir secara luring di SMP Negeri 9 Surakarta juga mengadakan musyawarah untuk Menyusun program kerja yang akan dilaksanakan di tahun 2022. Sesuai dengan slogan dan motto MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah “Bergiat untuk Memberi Manfaat Bagi Sejawat, Connecting and Collaborating to Peers” Pengurus akan secara rutin mengagendakan event peningkatan kompetensi guru dan siswa. Kompetensi guru telah dilaksanakan di Bulan Maret ini, sedangkan untuk peningkatan kompetensi siswa akan dilaksanakan Lomba Cerdas Cermat (LCC) IPS tingkat Provinsi Jawa Tengah pada bulan Novmber 2022.

Kegiatan hari pertama diakhiri dengan pembagian door prize dari panitia. Yang berhak mendapatkan door prize adalah Sutiati dari SMP Negeri 3 Pakis, Waryana dari Wonogiri, Munadi dari Kabupaten Tegal, Listiani Hanifah dari SMP Nida Al-Qur’an Temanggung dan Agus Yuwono.

Peserta kegiatan di hari berikutnya diberi tugas mandiri untuk praktik menyusun Kisi-Kisi dan Soal IPS yang mengandung unsur literasi dan numerasi. Tugas mandiri ini diberi waktu akhir pengumpulan sampai dengan tanggal 27 Maret 2022. Bagi peserta yang mengikuti sampai akhir dengan pengumpulan tugas mandiri berhak mendapatkan sertifikan yang dikeluarkan oleh UNS.

 

Peserta Virtual bergiat mengikuti Lokakarya


Pengurus MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah yang hadir secara luring di SMP Negeri 9 Surakarta

Kamis, 17 Maret 2022

GANDENG TANOTO FOUNDATION MGMP IPS SMP KABUPATEN CILACAP GELAR PELATIHAN MENULIS ARTIKEL DI MEDIA MASSA


MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap selama 2 hari mulai 17-18 Maret 2022 melaksanakan Peningkatan Kinerja Guru IPS dengan mengadakan Pelatihan Penulisan Artikel di Media Massa dan Diseminasi Program E-Pintar Tanoto Foundation. Kegiatan ini dilaksanakan secara Blended Sytem dengan moda Luring bertempat di Aula SMP Muhammdiyah 1 Cilacap diikuti oleh Pengurus MGMP IPS dan guru-guru IPS SMP se-Kabupaten Cilacap dengan moda Daring atau Virtual.

Sigit Kindarto, S.Pd., M.Pd.,  Ketua MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap Menyampaikan Laporan

Kegiatan ini diikuti oleh 156 guru IPS perwakilan sekolah negeri dan swasta dan bergabung secara maya. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dari pembukaan sampai dengan akhir sessi. Di hari pertama terdapat dua narasumber  yaitu Is Widodo  dari praktisi media seorang Jurnalis dan Redaktur Tribun Jateng serta Slamet Rahmat Harianto perwakilan dari Communication Specialist Tanoto Foundation.

Sigit Kindarto selaku Ketua MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk ikut berperan sertanya MGMP dalam upaya peningkatan kompetensi guru di Kabupaten Cilacap. Selain itu Pengurus MGMP IPS berusaha membuat Jejaring MGMP IPS dan yang sudah terjalin diantaranya dengan FOGIPSI, BPMPK Kemdikbudristek, Tanoto Foudation, Universitas Negri Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah. Jejaring yang terbangun memungkinkan sinergitas dan kolaborasi untuk peningkatan kompetensi diri hal ini selaras dengan slogan MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap Berkreasi, Bersinergidan Berkompetensi Mewujudkan Asa Anggota.

Pengurus MGMP IPS SMP Kabupaten  Cilacap Bersama Distrik Koordinator Tanoto Foundation Area Cilacap, Ibu Laely Nurjannah

Di samping itu tujuan pelatihan ini agar para guru dapat memberikan layanan prima dalam pembelajaran kepada peserta didik, dapat mendokumentasikan praktik baik pembelajarannya,  dapat menulis artikel pembelajaran di media massa, dapat mempraktikkan E-Pintar dalam pembelajaran, dapat meningkatkan jenjang kepangkatannya melalui pengembangan diri dan terkumpulnya naskah artikel praktik baik yang terdokumentasikan dalam sebuah buku. Dengan demikian praktik baik yang tercipta dapat terdiseminasikan dan diimplementasi oleh guru lain di ruang kelas masing-masing.

Is Widodo dalam paparannya menyampaikan teknis dan trik bagaimana agar agar artikel yang ditulis dapat diterima oleh media massa. Penulis harus memperhatikan topik, kondisi terkini, keuntungan pembaca, solusi yang ditawarkan dalam artikel tersebut. Sementara itu Slamet Rahmat Harianto memaparkan bagaimana menulis Artikel di media masssa berdasarkan hasil Praktik Baik Pembelajaran. Guru ketika menulis praktik baik pembelajarannya harus memperhatikan ADIKSIMBA yang berisi tentang APA, DIMANA, KAPAN, SIAPA, MENGAPA dan BAGAIMANA. Dengan metode tersebut artikel praktik baik pembelajaran akan menarik bagi pembaca dan memberi info serta inspirasi.

Di hari kedua, Jumat 18 Maret 2022 kegiatan akan bermaterikan tentang Diseminasi E-Pintar milikTanoto Foundation. E-Pintar ini berisi tentang modul pembelajaran yang berguna untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan sangat bermanfaat di era pandemi saat ini. E-Pintar berisikan tentang bagaimana guru dapat mengaktifkan siswa dalam belajar meski secara daring dengan konsep MIKiR yaitu Peserta didik Melakukan, Interaski, Komunikasi dan Refleksi dalam setiap pembelajarannya. Juga akan disampaikan bagaimana membuat pertanyaan mengadung unsur PIT (Produktif, Imajinatif dan Terbuka). Materi ini akan disampaikan oleh Dhesa Ardhiyanta selaku Training Specialist Tanoto Foundation dan Saiful Huda Shodiq selaku Education Specialist Tanoto Foundation.

Host kegiatan ini dipandu oleh Ika Ratnani dan dimoderatori oleh Triyadi Hartanto dan Idah Rahmayanti. Acara diakhiri dengan pembagian door prize dari panitia yang berjumlah 5 buah berupa hadiah pulsa.


Garda Terdepan MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap