Minggu, 14 Agustus 2022
Jumat, 20 Mei 2022
GIAT MGMP IPS SMP KABUPATEN CILACAP MENYONGSONG KURIKULUM MERDEKA
Bertempat di Ruang Anggraeni Hotel Sindoro Cilacap, MGMP IPS SMP
Kabupaten Cilacap menggelar Penerapan Pemblajaran Berdasarakan Kurikulum
Merdeka. Kegiatan diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 19 Mei 2022 selama
sehari penuh dari mulai pukul 08.00 sampai dengan 16.00. Peserta kegiatan
berjumlah 205 orang berasal dari guru IPS SMP Negeri dan swasta se Kabupaten
Cilacap.
Triyadi Haryanto selaku ketua panitia melaporkan bahwa MGMP IPS SMP
Kabupaten Cilacap menjadi pionir dalam penyiapan pelaksanaan pembelajaran berbasis
kurikulum merdeka. Hal ini karena belum ada MGMP lain yang menyelenggarakan
kegiatan serupa. Padahal dalam waktu dekat yakni di tahun ajaran baru 2022/2023
di Kabupaten Cilacap akan serentak diberlakukan kurikulum Merdeka ini. Ini adalah
langkah responsif pengurus MGMP IPS SMP dalam menyongsong penerapan kurikulum
baru tersebut.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan
Kabupaten Cilacap, Drs. Sadmoko Danardono, M.Si. Dalam sambutannya disampaikan
ucapan terima kasih kepada Ibu Bapak guru IPS SMP yang senantiasa berjuang menyiapkan
putra putri daerah Cilacap untuk mampu
berperan di eranya kelak. Karakter jujur menjadi kunci kesuksesan yang harus ditanamkan
kepada seluruh peserta didik di Cilacap. Ending dari penerapan pelaksanaan
Kurikulum Merdeka yang sekarang sedang dipersiapkan ini adalah terwujudnya
Profil Pelajar Pancasila, yaitu pelajar yang berkepribadian jujur, bergotong
royong, mandiri dan cinta tanah air.
Sigit Kindarto selaku Ketua Umum MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap Ketika dimintai
penjelasannya menerangkan bahwa tugas dari komunitas seperti MGMP ini adalah
ikut berperan aktif meningkatkan kompetensi anggotanya. Apalagi dengan akan
diberlakukannya kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka, maka MGMP IPS harus
menyiapkan anggotanya yaitu guru IPS agar mampu memberikan layanan pembelajaran
terbaik kepada para siswanya di era pembelajaran yang sudah berubah ini. Oleh karena
itu, diadakanlah kegiatan ini dengan mendatangkan para pakar di bidangnya.
Tujuan dari kegiatan ini agar guru IPS secara detail mampu memahami secara teknis
dan mengimplemntasikannya dalam kegiatan belajar mengajar.
Bertindak selaku narasumber adalah Haryadi, S.Pd., M.M.Pd. selaku
Kordinator Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cilacap sekaligus Narasumber
IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka) LPMP Jawa Tengah dan Dr. Supardi, M.Pd. dosen
UNY sekaligus Penulis Buku IPS SMP Kurikulum Merdeka.
Dalam paparannya Haryadi menyampaikan secara garis besar tentang dasar
filosofis kebiajakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, Teknologi
menerapkan Kurikulum Merdeka ini, yaitu didasarkan pada upaya memberi kebebasan
kepada satuan Pendidikan untuk mempu mengembangkan dirinya berkompetisi secara
global dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal. Kurikulum dapat
ditata dan dirancang secara lebih sederhana, fleksibel, untuk mewujudkan CP (Capaian
Pembelajaran) dari tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan tiap-tiap mata
pelajaran di dalam satuan pendidikan.
Sementara itu Dr. Supardi menyampaikan secara lebih teknis tentang
bagaimana pembelajaran IPS dalam penerapannya di Kurikulum Merdeka. Orientasi pembelajaran
dalam kurikulum merdeka mengarah pada capaian pembelajaran yang telah
ditetapkan sesuai dengan fasenya. Untuk tingkat SMP fasenya sudah sampai pada
tahap D yang merupakan kelanjutan dari jenjang sebelumnya. Pada fase ini peserta
didik untuk mata pelajaran IPS diharapkan mampu untuk memiliki kesadaran akan
keberadaan diri dan mampu berinteraksi dengan lingkungan, mampu mnganalisa perubahan
sosialdi era kontemporer juga mampu beradabtasi dalam ekonomi di masa digital
dan memiliki peran dan kontribusi positif dalam perkembangan masyarakat
Indonesia.
Oleh karenanya, guru IPS di Kurikulum Merdeka ini harus berubah dalam
kegiatan KBM-nya. Guru harus kreatif dan kegiatannya berpusat pada siswa. Banyak
projek yang harus dihasilkan dalam pembelajaran berlangsung sebagai bentuk
pemberian pengalaman empiris siswa dalam mengembangkan ide gagasannya untuk terwujud
dalam sebuah karya.
Peserta kegiatan ini merasa senang dan puas selain karena mendapatkan
pencerahan terhadap materi baru, juga mendapatkan goodybag yang berisi buku Sejarah
Cilacap, PIN MGMP IPS serta merchandise dari pendukung acara PT Intan Pariwara,
PT Yudhistira, BRI KC Cilacap, Penerbit Zahra Publisher Malang, PMB UMP, Honda
Sumber Mobil Cilacap dan K’Gum (Komunitas Guru Menulis) Kabupaten Cilacap.
Kamis, 24 Maret 2022
GANDENG UNS, MGMP IPS SMP PROVINSI JAWA TENGAH GELAR LOKAKARYA MENULIS SOAL BERBASIS AKM
MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah selama 4 hari mulai 24-27 Maret 2022 melaksanakan Peningkatan Kinerja Guru IPS SMP se-Jawa Tegah dengan mengadakan Lokakarya Penulisan Kisi-Kisi dan Soal IPS Berbasis AKM (Asesmen Kompetensi Minimum). Kegiatan ini dilaksanakan secara Blended Sytem dengan moda Luring bertempat di SMP Negeri 9 Surakarta diikuti oleh Pengurus MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah dan guru-guru IPS SMP se-Jawa Tengah dengan moda Daring atau Virtual. Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, Diyah pitaloka Handriyani, S.Pd., M.Pd. menyambut baik kegiatan ini diselenggarakan di sekolahnya.
Kegiatan ini
diikuti oleh 555 guru IPS sekolah negeri dan swasta di Jawa Tengah yag bergabung secara maya atau virtual melalui
zoom meeting. Dalam lokakarya ini para peserta sangat antusias mengikuti
kegiatan dari pembukaan sampai dengan akhir sessi.
Sigit
Kindarto selaku Ketua MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah dalam laporannya
menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan Program Studi
Pendidikan Sejarah FKIP UNS. Lokakarya ini dibuka oleh Sekretaris Dinas
Pendidikan Kota Surakarta, Dian Rineta, ST., M.Si. Dalam sambutannya Dian
Rineta mengapresiasi kinerja Pengurus MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah yang
baru satu-satunya MGMP yang sudah terkoneksi sampai tingkat Provinsi. Semoga
apa yang sudah dirintis oleh Mata Pelajaran IPS ini akan memberikan inspirasi
kepada MGMP mata pelajaran lainnya untuk bisa terhubung antar kabupaten/kota di
tingkat Provinsi. Dia juga berpesan agar
kegiatan ini diikuti dengan hati yang gembira sehingga dapat menyerap konten
dan meteri lokakarya sehingga dapat meningkatkan kompetensi diri.
Sementara itu
Ketua Program Pendidikan Studi Sejarah FKIP UNS, Dr. Sutiyah, M.Pd.
menyampaikan terima kasih atas kerja samanya yang terbangun dngan MGMP IPS SMP
Provinsi Jawa Tengah ini. Era sekarang tuntutan kepada guru-guru khususnya IPS
harus meninggalkan zona nyaman. Guru harus berubah dan senanatiasa meningkatkan
kemampuannya di tengah perkembangan teknologi dan informasi.
Materi
kegiatan hari pertama diisi dengan 4 pemateri yaitu Dr. Musa Pelu, M.Pd. dengan
materi Kebijakan Merdeka Belajar, Dr. Akhmad Arif Musadad, M.Pd. dengan materi
Konsep AKM dalam Pembelajaran IPS, Dr. Purwanta, MA dengan kajian Merancang
Kisi-Kisi Produktif, Imajinatif dan Terbuka, dan narasumber terakhir Nur Fatah
Abidin, S.Pd., M.Pd. mengenai Praktik Membuat Ksi-Kisi dan Soal IPS Berbasis
AKM.
Dengan
diselenggarakannya lokakarya ini bertujuan agar guru-guru IPS SMP di Provinsi
Jawa Tengah memiliki konspep dasar dalam Menyusun Kisi-kisi dan Soal IPS yang
berbasis AKM, sehingga ketika saatnya membuat asesmen untuk penuilaian harian,
tengah semester, ahir semester atau penilaian akhir tahun sudah tidak mengalami
kesulitan. Karena tuntutan dari Kemdikbudristek soal yang tersusun harus memuat
norma literasi dan numerasi.
Pengurus dan
Ketua MGMP IPS SMP Kabupaten/Kota yang hadir secara luring di SMP Negeri 9
Surakarta juga mengadakan musyawarah untuk Menyusun program kerja yang akan
dilaksanakan di tahun 2022. Sesuai dengan slogan dan motto MGMP IPS SMP
Provinsi Jawa Tengah “Bergiat untuk Memberi Manfaat Bagi Sejawat, Connecting
and Collaborating to Peers” Pengurus akan secara rutin mengagendakan event
peningkatan kompetensi guru dan siswa. Kompetensi guru telah dilaksanakan di
Bulan Maret ini, sedangkan untuk peningkatan kompetensi siswa akan dilaksanakan
Lomba Cerdas Cermat (LCC) IPS tingkat Provinsi Jawa Tengah pada bulan Novmber
2022.
Kegiatan hari
pertama diakhiri dengan pembagian door prize dari panitia. Yang berhak
mendapatkan door prize adalah Sutiati dari SMP Negeri 3 Pakis, Waryana dari
Wonogiri, Munadi dari Kabupaten Tegal, Listiani Hanifah dari SMP Nida Al-Qur’an
Temanggung dan Agus Yuwono.
Peserta kegiatan di hari berikutnya diberi tugas mandiri untuk praktik menyusun Kisi-Kisi dan Soal IPS yang mengandung unsur literasi dan numerasi. Tugas mandiri ini diberi waktu akhir pengumpulan sampai dengan tanggal 27 Maret 2022. Bagi peserta yang mengikuti sampai akhir dengan pengumpulan tugas mandiri berhak mendapatkan sertifikan yang dikeluarkan oleh UNS.
Pengurus MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah yang hadir secara luring di SMP Negeri 9 Surakarta
Kamis, 17 Maret 2022
GANDENG TANOTO FOUNDATION MGMP IPS SMP KABUPATEN CILACAP GELAR PELATIHAN MENULIS ARTIKEL DI MEDIA MASSA
MGMP IPS SMP
Kabupaten Cilacap selama 2 hari mulai 17-18 Maret 2022 melaksanakan Peningkatan
Kinerja Guru IPS dengan mengadakan Pelatihan Penulisan Artikel di Media Massa
dan Diseminasi Program E-Pintar Tanoto Foundation. Kegiatan ini dilaksanakan
secara Blended Sytem dengan moda Luring bertempat di Aula SMP Muhammdiyah 1
Cilacap diikuti oleh Pengurus MGMP IPS dan guru-guru IPS SMP se-Kabupaten
Cilacap dengan moda Daring atau Virtual.
Kegiatan ini diikuti oleh 156 guru IPS perwakilan sekolah negeri dan swasta dan bergabung secara maya. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dari pembukaan sampai dengan akhir sessi. Di hari pertama terdapat dua narasumber yaitu Is Widodo dari praktisi media seorang Jurnalis dan Redaktur Tribun Jateng serta Slamet Rahmat Harianto perwakilan dari Communication Specialist Tanoto Foundation.
Sigit
Kindarto selaku Ketua MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap dalam laporannya
menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk ikut berperan sertanya MGMP
dalam upaya peningkatan kompetensi guru di Kabupaten Cilacap. Selain itu Pengurus MGMP IPS berusaha membuat Jejaring MGMP IPS dan yang sudah terjalin diantaranya dengan FOGIPSI, BPMPK Kemdikbudristek, Tanoto
Foudation, Universitas Negri Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
dan MGMP IPS SMP Provinsi Jawa Tengah. Jejaring yang terbangun memungkinkan
sinergitas dan kolaborasi untuk peningkatan kompetensi diri hal ini selaras
dengan slogan MGMP IPS SMP Kabupaten Cilacap Berkreasi, Bersinergidan
Berkompetensi Mewujudkan Asa Anggota.
Di samping itu tujuan pelatihan ini agar para guru dapat memberikan layanan prima dalam
pembelajaran kepada peserta didik, dapat mendokumentasikan praktik baik pembelajarannya, dapat menulis artikel pembelajaran di media
massa, dapat mempraktikkan E-Pintar dalam pembelajaran, dapat meningkatkan
jenjang kepangkatannya melalui pengembangan diri dan terkumpulnya naskah
artikel praktik baik yang terdokumentasikan dalam sebuah buku. Dengan demikian
praktik baik yang tercipta dapat terdiseminasikan dan diimplementasi oleh guru
lain di ruang kelas masing-masing.
Is Widodo dalam paparannya menyampaikan teknis dan
trik bagaimana agar agar artikel yang ditulis dapat diterima oleh media massa.
Penulis harus memperhatikan topik, kondisi terkini, keuntungan pembaca, solusi
yang ditawarkan dalam artikel tersebut. Sementara itu Slamet Rahmat Harianto
memaparkan bagaimana menulis Artikel di media masssa berdasarkan hasil Praktik
Baik Pembelajaran. Guru ketika menulis praktik baik pembelajarannya harus
memperhatikan ADIKSIMBA yang berisi tentang APA, DIMANA, KAPAN, SIAPA, MENGAPA dan
BAGAIMANA. Dengan metode tersebut artikel praktik baik pembelajaran akan menarik
bagi pembaca dan memberi info serta inspirasi.
Di hari kedua, Jumat 18 Maret 2022 kegiatan akan
bermaterikan tentang Diseminasi E-Pintar milikTanoto Foundation. E-Pintar ini
berisi tentang modul pembelajaran yang berguna untuk Pembelajaran Jarak Jauh
(PJJ) dan sangat bermanfaat di era pandemi saat ini. E-Pintar berisikan tentang
bagaimana guru dapat mengaktifkan siswa dalam belajar meski secara daring
dengan konsep MIKiR yaitu Peserta didik Melakukan, Interaski, Komunikasi dan
Refleksi dalam setiap pembelajarannya. Juga akan disampaikan bagaimana membuat
pertanyaan mengadung unsur PIT (Produktif, Imajinatif dan Terbuka). Materi ini
akan disampaikan oleh Dhesa Ardhiyanta selaku Training Specialist Tanoto
Foundation dan Saiful Huda Shodiq selaku Education Specialist Tanoto
Foundation.
Host kegiatan ini dipandu oleh Ika Ratnani dan
dimoderatori oleh Triyadi Hartanto dan Idah Rahmayanti. Acara diakhiri dengan
pembagian door prize dari panitia yang berjumlah 5 buah berupa hadiah pulsa.


